Tampilkan postingan dengan label #ThisIsINDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #ThisIsINDONESIA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Juni 2015

POLITIK STRATEGI NASIONAL


PENGERTIAN POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional dan nonkonsistitusional. Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu. Politik nasional adalah asas, haluan, usaha, tindakan serta kebijakan tindakan negara tentang pembinaan dan penggunaan secara menyeluruh potensi nasional, baik yang potensial maupun efektif untuk tujuan nasional. Strategi nasional adalah cara malaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.

DASAR PEMIKIRAN PENYUSUNAN POLITIK dan STRATEGI NASIONAL

Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam manajemen nasional yang berlandaskan Ideologi Pancasila, UUD 19945, Wawasan Nusantara dan Ketahan Nasional. Politik dan Strategi Nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraan menurut UUD 1945. Sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat dimana jajaran pemerintah dan lembaga-lembaga yang disebut daam UUD 1945 disebut sebagai "Suprastruktur Politik" yaitu MPR, DPR, Presiden, BPK dan MA. Sedangkan badan-badan yang ada dalam masyarakat disebut sebagai "Infrastruktur Politik", yang mencakup pranata-pranata politik yang ada dalam masyarakat seperti partai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa, kelompok kepentingan dan kelompok penekan. Antara suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang.

STRATIFIKASI POLITIK NASIONAL

Berdasarkan statifikasi dari politik nasional dalam negara RI, sebagai berikut :
  1. Tingkat Penentu Kebijakan Puncak, meliputi kebijakan tertinggi yang lingkupnya menyeluruh secara nasional yang mencakup : penentuan UUD, penggarisan masalah makro politik bangsa dan negara untu merumuskan tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kebijakan puncak ini dilakukan oleh MPR dengan hasil rumusannya dalam berbagai GBHN dengan Ketetapan MPR.
  2. Tingkat Penentu Kebijakan Umum, merupakan tingkat kebijakan  yang lingkupnya juga menyeluruh nasional dan berupa penggarisan mengenai masalah-masalah makro strategis guna mencapai tujuan nasional dalam situasi dan kondisi tertentu.
  3. Tingkat Penentu Kebijakan Khusus, merupakan penggarisan terhadap suatu bidang utama pemerintah sebagai penjabaran terhadap kebijakan umum guna merumuskan strategi, administrasi, sistem dan prosedur dalam bidang utama tersebut. Wewenang kebijkan khusus terletak pada Mentri, berdasarkan dan sesuai dengan kebijakan pada tingkat diatasnya.
  4. Tingkat Penentu Kebijakan Teknis, meliputi penggarisan dalam suatu sekto diatas bidang utama tersebut diatas dalam bentuk prosedur dan teknis untuk mengimplementasikan rencana, program dan kegiatan. Wewenang pengeluaran kebijakan teknis terletak ditangan Pimpinan Eselon Pertama Departemen Pemerintahan dan Pimpinan Lembaga-lembaga Non Departemen.
  5. Kekuasaan Membuat Aturan di Daerah, menurut kebijakan yang berlaku sekarang maka wewenang dipegang oleh jabatan Gubernur dan Bupati/Wali.










Sumber :


Senin, 18 Mei 2015

KETAHANAN NASIONAL



Pengertian


Ketahanan Nasional adalah  kondisi dinamis suatu bangsa meliputi seluruh aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan serta mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala tentangan, ancaman hambatan serta gangguan dari luar maupun dalam, langsung maupun tidak langsung membahayakan integrasi-identitas-kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar tujuan nasionalnya.

Tujuan, Kedudukan dan Fungsi Ketahan Nasional


  • Tujuan
Ketahanan nasioanl diperlukan dalam menunjang keberhasilan tugas pokok pemerintahan seperti tegaknya hukum dan ketertiban, terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran, terselenggaranya pertahanan dan keamanan, terwujudnya keadilan hukum dan keadilan sosial serta terdapatnya kesempatan rakyat untuk mengaktualisasi diri sendiri.


  • Kedudukan
Kedudukan ketahanan nasional merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu  diimplementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan. Ketahan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual yang didasari oleh Pancasila sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landsan dalam paradigma pembagunan nasional.

  • Fungsi
 1.Daya tangkal, dalam kedudukannya sebagai konsepsi penangkalan, ketahanan nasional Indonesia ditujukan untuk menangkal segala bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan terhadap integritas, idetitas, eksistensi bangsa dan negara Indonesia dalam aspek : ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.
2.Pengarah bagi pengembangan potensi kekuatan bangsa dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan sehingga tercapai kesejahteraan rakyat.
3.Pengarah dalam menyatukan pola pikir, pola tindak dan cara kerja instersektor, antarsektor dan multidisipliner. Cara kerja ini selanjutnya diterjemahkan dalam RJP yang dibuat oleh pemerintah yang membuat kebijakan dan strategi pembangunan dalam setiap sektor untuk mencapai tujuan nasional mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Sifat Ketahanan Nasional


1. Mandiri, ketahan nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah dengan tumpuan pada identitas, integritas dan kepribadian bangsa. Kemandirian merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntumgkan dalam perkembangan global
2. Dinamis, ketahanan nasioal tidkalah tetap. Ia dapat meningkat atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi suaru bangsa
3.Wibawa, semakin tinggi tingkat ketahan nasional maka semakin tinggi pula nilai kewibawaan dan daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara
4. Konsultasi dan Kerjasama, konsepsi ketahanan nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuatan dan kekuasaan fisik semata tetapilebih mengutamakan sikap konsultatif, kerjasama serta saling menghargai dan mengendalikan kekuatan, moral dan kepribaidan bangsa


Ketahanan Nasional dan Konsepsi Ketahanan Nasional


Ketahanan Nasional adalah  kondisi dinamis suatu bangsa meliputi seluruh aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan serta mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala tentangan, ancaman hambatan serta gangguan dari luar maupun dalam, langsung maupun tidak langsung membahayaka integrasi-identitas-kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar tujuan nasionalnya dapat dijelaskan seperti di bawah ini :
  • Ketangguhan, kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan, kuat mendertita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya.
  • Keuletan, usahaa secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut untuk mencapai tujuan.
  • Identitas, ciri khas suatu bangsan dan negara yang dilihat secara keseluruhan. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk,sejarah, pemerintahan, tujuan nasional serta peran internasionalnya.
  • Integritas, kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa,baik unsur sosial maupun alamiah yang bersifat potensional maupun fungsional.
  • Ancaman, hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijakasanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual, kriminal dan politis.
  • Hambatan dan gangguan, hal/usaha yang berasal dari lura dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional.

Aspek Ketahanan Nasional

  • Aspek Ideologi
Upaya memperkuat aspek ideologi memerlukan langkah dan pembinaan sebagai berikut :
1.Pengamalan Pancasila secara obyektif dan subyektif
2.Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara
3.Pedidikan moral Pancasila
4.Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara bersumber dari Pancasila
  • Aspek Politik
Upaya memperkuat aspek politik memerlukan langkah dan pembinaan sebagai berikut :
1.Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum
2.Mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat
3.Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan masyarakat
4.Hubungan luar negeri ditujukan untuk mengingkatkan kerjasama Internasional diberbagai bidang
5.Polotik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam rangka mengingkatkan persahabatan dan kerjasama antar negara
6.Peningkatan kualitas SDM perlu dilaksanalan dengan pembenahan sistem pendidikan, pelatihan dan penyuluhan
7.Perjuangan bangsa Indonesia yang menyangkut kepentingan nasional
  • Aspek Ekonomi
Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi memerlukan pembinaan sebagai berikut :
1.Sistem ekonomi diarahkan untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata diseluruh wilayah Nusantara melalui ekonomi kerakyatan
2.Ekonomi kerakyatan harus menghindari sistem free fight liberalism, etatism dan monopoli ekonomi
3.Pembangunan ekonomi merupakan usaha bersama atas kekeluargaan
4.Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasilnya dengan memperlihatkan keseimbangan dan keserasian pembangunan antar wilayah dan antar sektor
  • Aspek Sosial Budaya
Untuk mewujudkan keberhasian sosial budaya maka warga negara Indonesia perlu menjalani kehidupan sosial budaya bangsa dan masyarakat Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Mana Esa, rukun, bersatu, cinta tanah air, maju dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras, serasi dan seimbang serta mampu menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional
  • Aspek Pertahan Nasional
Untuk mewujudkan keberhasilan pertahanan nasional, setiap warga Indonesia perlu :
1.Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala tantangan dan ancaman
2.Sadar dan peduli akan pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan








Sumber :



















Jumat, 24 April 2015

PAPUA BARAT DAN JAWA TIMUR


PAPUA BARAT



Inilah tempat tepat untuk Anda menikmati keindahan alam dan bawah air yang dikenal sebagai surga bawah laut. Memiliki warisan budaya yang menarik, pemandangan situs lukisan kuno di tebing karang, atau melihat atraksi langka mamalia raksasa di sekitar perairan.

Nama Papua mengacu pada sebagian barat Pulau Papua. Provinsi Papua juga dikenal dengan nama Irian Jaya Barat. Batas geografis provinsi ini adalah Samudera Pasifik di utara; Laut Seram di barat; Laut Banda di selatan; dan provinsi Papua di timur. 
Secara administratif, Provinsi Papua Barat terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kotamadya yaitu kabupaten Fak-fak, Kaimana, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Manokwari, Sorong Selatan, Sorong dan Raja Ampat serta kotamadya Sorong. Provinsi ini memiliki 103 kecamatan, 47 desa dan 1153 kampung.

Papua Barat adalah Provinsi dengan Ibu kota Manokwari, dan mempunya banyak sekali obyek wisata antara lain obyek Wisata Alam, Wisata Sejarah, Wisata Budaya, Wisata Minat Khusus, Wisata Kuliner, Wisata Olah Raga, Wisata Belanja , dari sekian banyak obyek Wisata Papua Barat yang sangat terkenal yaitu obyek wisata alam Perairan Raja Ampat, Pulau Mansinam, Situs Purbakala Tapurarang, dan Teluk Triton.

Provinsi ini juga memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah ruah meliputi perkebunan, pertambangan, hasil hutan, dan eko-wisata. Mutiara dan rumput laut merupakan barang pokok dalam perdagangan di kabupaten Raja Ampat. Sedangkan kabupaten Sorong Selatan merupakan satu-satunya penghasil kain tenun tradisional yang unik yang disebut baju timor.

Papua Barat memiliki Taman Nasional Teluk Cendrawasih yang terletak di Kabupaten Teluk Wondama dan merupakanwisata alam utama di Papua Barat. Taman Nasional Teluk Cendrawasih membentang dari timur Semenanjung Kwatisore sampai utara Pulau Rumberpon dengan panjang garis pantai 500 km, luas darat mencapai 68.200 ha, luas laut 1.385.300 ha dengan rincian 80.000 ha kawasan terumbu karang dan 12.400 ha lautan.





Di Papua Barat juga telah ditemukan oleh tim ekspedisi speologi Perancis sebuah gua yang diklaim sebagai gua terdalam di dunia. Gua ini diperkirakan mencapai kedalaman 2000 meter. Terletak di kawasan Pegunungan Lina, Kampung Irameba, Distrik Anggi, Kabupaten Manokwari. Kawasan pegunungan di Papua Barat masih menyimpan misteri kekayaan alam dan keindahan yang sangat mengagumkan.

Wilayah Papua telah dikunjungi oleh pedagang dari seluruh dunia sejak awal abad ke-17. Pedagang dari Eropa tinggal di Papua abad ke-16 untuk mendapatkan rempah-rempah.
Irian Jaya menjadi bagian Hindia Belanda Timur sejak tahun 1828 yang kemudian dikenal dengan nama Irian Barat. Wilayah ini tetap dijajah Belanda setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tahun 1945 dan pengakuan kedaulatan penuh oleh Belanda 1949. Setelah perjuangan panjang akhirnya provinsi ini akhirnya kembali ke pangkuan Indonesia tahun 1969.

Berdasarkan peraturan pemerintah No.45 tahun 1999, wilayah yang mencakup Pulau Papua yang ditetapkan sebagai Irian Jaya Barat dan terdiri dari pulau-pulau kecil Provinsi Papua. Sejak 7 Februari 2007, provinsi ini resmi bernama Irian Jaya Barat atau Papua Barat. Pintu masuk menuju provinsi ini adalah  melalui bandara Rendani yang terletak di Manokwari, ibu kota Papua.
Rumah asli masyarakat Papua sangat unik. Di Papua, rumah tradisional mereka yang disebuthonai dengan atapnya terbuat dari rumput kasar dan tembok terbuat dari kayu tanpa ada jendela. Alat musik tradisional Papua adalah atowo, tifa dan fu.


Barang unik dari Papua adalah koteka yaitu penutup kemaluan pria yang terbuat dari labu air yang dikeringkan. Ukuran dan jenis koteka bekaitan dengan aktivitas pemakainya, apakah hendak bekerja atau upacara. Koteka pendek digunakan saat bekerja dan koteka panjang dengan hiasan-hiasannya digunakan pada saat upacara adat.


Aspek menarik lainnya dari kebudayaan dan sejarah Papua adalah adanya mumi, biasanya hanya kepala suku atau komandan perang yang dimumikan dengan bahan-bahan tradisional untuk memuliakan kepentingan sejarah dan religi mereka.Ada 3 mumi yang dapat kita lihat di Papua; Mumi Aikima di Aikima, Mumi Jiwika di Jiwika dan Mumi Purno di Asologaima. Ketiga mumi ini berada di Wamena.

Ada 24 suku di Papua yang memiliki bahasa yang berbeda-beda. Papua terhubung dengan etnik Asmat dan Dani. Hasil kerajinan suku Asmat yang terkenal adalah pahatan kayu yang keindahannya tersohor hingga ke mancanegara.

Provinsi ini tidak dibagi berdasarkan suku yang tinggal di suatu daerah. Populasi masing-masing suku tersebar di berbagai daerah. Contohnya, suku Arfak mendiami wilayah pegunungan Arfak dari pemukman Manokwari sampai Bintuni. Suku Doteri merupakan kelompok yang berpindah-pindah di Pulau Numfor di daerah pesisir pemukiman Wondama. Kelommpok suku lain yang tinggal di daerah ini adalah suku Kuri, Simuri, Irarutu, Moscona, Mairasi, Kambouw, Onim, Sekar, Maibrat, Tehit, Imeko, Moi, Tipin, Maya dan Biak.
Papeda adalah makanan khas Papua yang paling terkenal. Papeda mirip bubur dan paling enak dinikmati panas-panas. Cara memakannya ialah dengan langsung menelannya daripada mengunyahnya karena seperti lem. Papeda terbuat dari sagu yang dibuat memakan waktu cukup lama karena masyarakat Papua harus menebang pohon sagu terlebih dahulu, lalu dibelah dan dikumpulkan bagian dalamnya kemudian dimasak. Papeda akan terasa lebih lezat jika dimakan dengan kuah ikan kuning. 


Secara tradisional, tipe pemukiman masyarakat Irian Barat dapat dibagi kedalam 4 kelompok dimana setiap tipe mempunyai corak kehidupan sosial ekonomi dan budaya tersendiri.
  • Penduduk pesisir pantai;

Penduduk ini mata pencaharian utama sebagai Nelayan disamping berkebun dan meramu sagu yang disesuaikan dengan lingkungan pemukiman itu. Komunikasi dengan kota dan masyarakat luar sudah tidak asing bagi mereka.
  • Penduduk pedalaman yang mendiami dataran rendah;
Mereka termasuk peramu sagu, berkebun, menangkap ikan disungai, berburu dihuta disekeliling lingkungannya. Mereka senang mengembara dalam kelompok kecil. Mereka ada yang mendiami tanah kering dan ada yang mendiami rawa dan payau serta sepanjang aliran sungai. Adat Istiadat mereka ketat dan selalu mencurigai pendatang baru.
  • Penduduk pegunungan yang mendiami lembah;
Mereka bercocok tanam, dan memelihara babi sebagai ternak utama, kadang kala mereka berburu dan memetik hasil dari hutan. Pola pemukimannya tetap secara berkelompok, dengan penampilan yang ramah bila dibandingkan dengan penduduk tipe kedua (2). Adat istiadat dijalankan secara ketat dengan "Pesta Babi" sebagai simbolnya. Ketat dalam memegang dan menepati janji. Pembalasan dendam merupakan suatu tindakan heroisme dalam mencari keseimbangan sosial melalui "Perang Suku" yang dapat diibaratkan sebagai pertandingan atau kompetisi. Sifat curiga tehadap orang asing ada tetapi tidak seketat penduduk tipe 2 (kedua).
  • Penduduk pegunungan yang mendiami lereng-lereng gunung;
Melihat kepada tempat pemukimannya yang tetap di lereng-lereng gunung, memberi kesan bahwa mereka ini menempati tempat yang strategis terhadap jangkauan musuh dimana sedini mungkin selalu mendeteksi setiap makhluk hidup yang mendekati pemukimannya. Adat istiadat mereka sangat ketat, sebagian masih "KANIBAL" hingga kini, dan bunuh diri merupakan tindakan terpuji bila melanggar adat karena akan menghindarkan bencana dari seluruh kelompok masyarakatnya. Perang suku merupakan aktivitas untuk pencari keseimbangan sosial, dan curiga pada orang asing cukup tinggi juga.

JAWA TIMUR




Jawa Timur termasuk daerah paling padat di Pulau Jawa. Provinsi ini memiliki pesona wisata yang unik sehingga akan memikat Anda untuk mengunjunginya. Jawa Timur sangat kaya akan berbagai tempat alternatif liburan. Daya tarik atau tujuan wisata yang ada di antaranya: wisata alam, wisata pantai, wisata gunung, wisata belanja, wisata pendidikan, wisata seni, wisata budaya, wisata bahari, wisata petualangan, wisata sejarah, wisata kerajinan, wisata lingkungan, wisata agro, wisata udara, wisata konvensi, wisata ziarah wali songo, dan juga wisata rohani.

Salah satunya adalah Kota Malang. Kota yang biasanya banyak dikunjungi turis untuk melihat-lihat balai kota, alun-alun, dan candi Singosari. Kota Batu  memiliki kegiatan wisata petik apel dan juga tempatt rekreasi keluarga, Jatim Park. Di  Kabupaten Malang  kita dapat menikmati air terjun atau pantainya yang indah. Kawah Ijen dapat dikunjungi dari tiga daerah, yakni Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember. Berwisata bahari di Lamongan dan Telaga Sarangan di Magetan,  serta masih banyak lagi tempat wisata lainnya akan membuat Jatim begitu mengesankan sebagai tujuan wisata keluarga atau petualangan. Bagi pecinta wisata belanja, ada juga objek wisata Intako, yakni tempat industri tas dan koper dan kerajinan dari kulit khas Tanggulangin di Sidoarjo.







Jangan lewatkan untuk menikmati pesona alam Taman Nasional Bromo-Semeru saat liburan . Taman Nasional ini terletak di antara kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Malang dan Lumajang. Inilah icon wisata Jawa Timur yang dihuni oleh suku Tengger dan  setiap tahun diselenggarakan upacara Kasodo. Jangan katakan Anda pernah ke Jawa Timur bila tidak menapakkan kaki di pegunungan yang terindah ini. Rasakan dinginnya udara yang bersih dan segar berselimutkan awan yang indah. Taman Nasional Bromo-Semeru merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, berada pada ketinggian 2392 m dari permukaan laut.


Sebuah pulau di bagian timur Jawa, yaitu Madura, patut  Anda kunjungi yang terkenal dengan budaya karapan sapi (lomba pacu sapi), yang biasanya digelar bulan Agustus dan September setiap tahunnya.

Kejayaan kerajaan di Jawa Tengah menurun sejak abad ke-10. Perannya kemudian digantikan  oleh Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur. Kerajaan ini menguasai seluruh kepulauan Indonesia, Semenanjung Melayu, dan sebagian wilayah Filipina selama ratusan tahun. Sukses membina hubungan dagang dengan Cina, Kamboja, Siam, Burma, dan Vietnam, selama masa pemerintahan Raja Airlangga, masyarakat Jawa Timur dan Bali berhasil menciptakan hubungan dagang dengan pulau-pulau di Nusantara dan mengembangkan kebudayaan dan kesenian bercorak Hindu hingga puncaknya dari karya sastra hingga corak candi yang indah.

Provinsi Jawa Timur terhubung ke seluruh Pulau Jawa melalui jalan darat, kereta api regular, dan transportasi udara antara Surabaya dan kota-kota besar lainnya di Indonesia termasuk Bali yang hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam.

Masyarakat desa di Jawa Timur, seperti halnya di Jawa Tengah, memiliki ikatan yang berdasarkan persahabatan dan teritorial. Berbagai upacara adat yang diselenggarakan antara lain: tingkepan (upacara usia kehamilan tujuh bulan bagi anak pertama), babaran (upacara menjelang lahirnya bayi), sepasaran (upacara setelah bayi berusia lima hari), pitonan(upacara setelah bayi berusia tujuh bulan), sunatanpacangan.



Penduduk Jawa Timur umumnya menganut perkawinan monogami. Sebelum dilakukan lamaran, pihak laki-laki melakukan acara nako'ake (menanyakan apakah si gadis sudah memiliki calon suami), setelah itu dilakukan peningsetan (lamaran). Upacara perkawinan didahului dengan acara temu atau kepanggih. Masyarakat di pesisir barat: Tuban, Lamongan, Gresik, bahkan Bojonegoro memiliki kebiasaan lumrah keluarga wanita melamar pria, berbeda dengan lazimnya kebiasaan daerah lain di Indonesia, dimana pihak pria melamar wanita. Dan umumnya pria selanjutnya akan masuk ke dalam keluarga wanita. 
Untuk mendoakan orang yang telah meninggal, biasanya pihak keluarga melakukan kirim donga pada hari ke-1, ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, 1 tahun, dan 3 tahun setelah kematian.

Masyarakat Jawa Timur senang melakukan wisata kuliner di daerah lain atau di lingkungannya sendiri. Karena itu Anda dapat memuaskan keinginan berwisata kuliner unik khas Jawa Timur. Jawa Timur menyediakan beragam jenis makanan laut, makanan olahan dari daging sapi dan ayam, serta jenis makanan lainnya yang masing-masing dimasak secara khas dan memiliki cita rasa yang menggiurkan.




Sumber :
http://www.indonesia.travel/id/discover-indonesia/region-detail/51/papua-barat
http://www.indonesia.travel/id/discover-indonesia/region-detail/34/jawa-timur
http://id.wikipedia.org/wiki/Papua_Barat
http://www.papuansbehindbars.org/?page_id=652&lang=id